Bulan Ramadan merupakan bulan penuh rahmat dan ganjaran pahala yang berlipat. Setiap muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Tentunya selama bulan puasa, kamu juga harus tetap menjalankan pekerjaan seperti biasa.
Bekerja selama bulan puasa memang penuh tantangan dan kenikmatannya tersendiri. Mungkin di bulan in, kamu lebih sering mengeluh lemas dan lelah saat bekerja karena sedang berpuasa.
Tapi tenang, jangan khawatir. Karena beberapa tips bekerja di bulan puasa berikut ini mungkin bisa membantumu. Simak, yuk!
1. Jangan terlewat sahur, dan makan secukupnya
Segala yang berlebihan itu tidak baik, begitu juga dengan makan sahur. Tidak perlu makan terlalu banyak, karena bisa membuatmu merasa mengantuk setelah Subuh.
Selain itu, jangan sampai terlewat waktu sahur, meskipun hanya makan roti dan minum air putih. Karena ini sangat untuk asupan sumber tenaga selama puasa seharian penuh. Kalau kamu melewatkannya, aktivitasmu seharian jadi tidak semangat dan malah lemas.
2 Perhatikan asupan air selama bulan puasa
Jangan sampai kamu terkena dehidrasi selama bulan puasa. Menjaga asupan air ini sangat penting demi menjaga semangat juga ketika bekerja.
Untuk itu, perhatikan asupan cairan kamu di saat sahur dan berbuka. Ketika sahur juga tidak perlu minum yang berlebihan, percuma karena nanti malah beser.
Namun jangan mengonsumsi minuman berdiuretik seperti teh dan kopi ketika sahur, karena memicu kencing lewat proses pengeluaran garam. Bukannya diserap, malah keluar lagi dan jadi gampang haus.
3. Manfaatkan waktu istirahat dan tidur dengan baik
Baik itu saat istirahat siang di kantor, maupun di malam hari. Dengan istirahat meskipun hanya sebentar, kamu bisa mengembalikan energi saat bekerja.
Kamu bisa melakukan power nap atau tidur siang sebentar selama 10-30 menit, jika kondisi kantormu memungkinkan.
Di malam hari, sesuaikan jam tidurmu. Jangan sampai kebiasaan tidur larut malam berlanjut ketika bulan puasa, cobalah untuk tidur lebih awal karena nanti kamu juga harus bangun lebih awal untuk sahur.
Lebih baik jangan lanjut tidur setelah sahur dan sholat Subuh, karena bisa membuatmu malah lesu dan lemas saat bangun.
4. Kurangi waktu lembur, kerja seefektif mungkin
Selama bulan Ramadan, biasanya beberapa perusahaan waktu kerja agar para karyawannya bisa pulang lebih cepat. Dari jam kerja 9 to 5, selama Ramadan jadi pulang jam 4 sore. Namun tentu jumlah tugas yang dikerjakan tidak ikut berkurang, dong.
Untuk itu, bekerjalah seefektif dan seproduktif mungkin dengan waktu yang berkurang ini. Jangan sampai malah keseringan lembur. Aktivitas lembur berlebihan ini tentu membuat jadwal tidur terganggu.
Akhirnya kamu dilanda rasa kantuk saat bekerja, bahkan tidak bisa bangun sahur. Waktu untuk melakukan ibadah seperti sholat tarawih dan tadarus juga bisa terganggu. Ibadah di bulan Ramadan jadi kurang maksimal, deh.
Ditambah dengan niat beribadah, anggap saja pekerjaan yang kamu lakukan ini termasuk ibadah karena menjalankan kewajiban agama agar tetap semangat. Cuannya dapat, pahala juga berlipat!