Tanpa Obat Kuat, Ini 4 Cara Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

Psst, ternyata pandemi juga berdampak pada keharmonisan pasangan, lho. Terutama pasangan yang sudah menikah. Pada tahun 2020 lalu, berdasarkan laporan dari Komnas Perempuan Indonesia, ada 10.3% pasangan yang mengalami ketegangan dalam pernikahan selama pandemi.

Soalnya, satu keluarga mau gak mau harus tinggal di rumah selama kurun waktu yang cukup lama. Sementara, biasanya suami lebih banyak waktu di luar untuk bekerja. Keadaan tersebut menyebabkan gesekan-gesekan kecil.

Menurut Saskhya Aulia Prima, M.Psi., Psikolog, biasanya konflik hadir dalam bentuk adu argumen selama tiga menit. Kemudian otak kita menolak dan memperpanjang masalah tersebut. Memang sekilas kelihatan seperti perdebatan kecil yang biasa terjadi pada pasangan. Gak mungkin pasangan suami istri bisa akur terus. Tapi, perdebatan kecil bisa jadi potensi untuk menghancurkan hubungan.

Pasangan dapat memperkuat hubungan mereka dengan belajar menghargai satu sama lain. Belajar mengenal dan menghargai pasangan gak cuma waktu PDKT atau pacaran saja. Tapi juga setelah menikah supaya langgeng dan harmonis. Untuk meningkatkan keharmonisan, kamu bisa melakukan metode yang disebut L.O.V.E yaitu ListenOccasionally do new thingsValidate, dan Expect-less.

1. Listen

Kelihatan mudah. Tapi gak semua orang bisa jadi pendengar yang baik. Kita sering melamun, menghakimi, atau bahkan melawan pasangan. Jadi usahakan kamu dan pasangan jadi pendengar yang baik satu sama lain.

2. Occasionally do new things

Manfaatkan waktu bersama untuk melakukan sesuatu yang sebelumnya pernah dilakukan. Hal baru tersebut bisa membuat hubungan kamu terasa lebih segar. Karena setiap menghadapi hal baru, kamu bisa dapat pengalaman berbeda dan mengenal pasangan lebih dalam.

3. Validate

Validasi perasaan satu sama lain untuk menjaga chemistry. Semua perasaan itu valid. Misalnya, suami kamu menangis. Jangan hakimi dengan mengatakan laki-laki gak boleh nangis. Sebaiknya kamu biarkan dan beri dukungan.

4. Expect-less

Ekspektasi itu membunuhmu. Sulit untuk memenuhi ekspektasi orang. Gak ada yang tahu seberapa tingginya. Lebih baik kamu turunkan ekspektasi. Gak perlu terlalu berharap. Tapi juga harus saling menguatkan satu sama lain.

Semua hal di atas gak bisa kamu lakukan sendiri. Perlu kerja sama yang baik dengan pasangan. Biar sama-sama berusaha untuk menciptakan rumah tangga yang bahagia dan penuh cinta. Uhuy!

Diterbitkan oleh Zahra Fashion

Supplier Fashion Lokal dan Impor

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai