Masa muda bisa dijadikan momen untuk mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya. Makanya, saat kamu merasa gak puas dengan penghasilan dari bekerja di kantor atau mengandalkan uang kiriman orang tua bagi yang masih kuliah, kesempatan untuk mencari sumber pendapatan lain terbuka lebar.
Salah satu sumber pendapatan lain adalah dengan membuka usaha. Kalau kamu takut terjun secara penuh di dunia usaha, gak usah khawatir. Kamu bisa tetap mempertahankan pekerjaan yang dimiliki dengan mempunyai usaha sampingan. Begitu juga untuk para anak muda yang masih berstatus pelajar. Kamu gak perlu meninggalkan pendidikan untuk dapat uang.
Seperti Apa Bisnis ala Millennial di Masa Depan?
Millennials dan Gen Z menjadikan bisnis sebagai cara untuk mendapatkan uang. The Deloitte Global 2021 Millenials and Gen Z mengungkapkan bahwa 7 dari 10 millennials menjadikan bisnis untuk mencari uang daripada memikirkan kontribusi secara sosial untuk masyarakat luas. Meskipun begitu, mereka juga punya keinginan untuk bisa berbisnis yang berdampak positif bagi masyarakat.
Semisal dalam hal lingkungan maupun kesetaraan. Lebih dari seperempat millenials dan Gen Z mengatakan bahwa bisnis yang punya dampak tertentu terhadap lingkungan telah mempengaruhi keputusan pembelian mereka.
Sekarang mulai banyak brand yang mengusung kampanye bersifat sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Beberapa brand skincare berhasil menggunakan strategi green marketing.
Digitalisasi dan Fleksibilitas
Ada banyak bisnis yang cocok untuk anak muda yang bisa kamu pertimbangkan dengan melihat tren di masa depan. Tapi, sebaiknya, sebisa mungkin cari bisnis yang sesuai dengan kebutuhan kamu.
Misalnya, kalau kamu masih berstatus pelajar, berarti butuh bisnis dengan modal yang kecil. Sedangkan buat yang sudah jadi karyawan, mungkin cari bisnis yang gak terlalu menguras banyak waktu, karena sebagian besar harinya sudah dihabiskan untuk mengerjakan pekerjaan utama.
Beberapa bisnis yang cocok untuk anak muda adalah yang berhubungan dengan teknologi. Karena segala sesuatu di masa depan tampaknya akan terhubung secara luas lewat teknologi digital. Misalnya di bidang pengelolaan sampah modern, artificial intelligence, buzzer, coworking space, affiliate marketing, hingga platform virtual event planning.