Momen berbuka menjadi momen yang paling ditunggu setiap muslim yang menjalankan ibadah puasa. Menahan nafsu, lapar, dan dahaga seharian telah terbayarkan di kala magrib tiba.
Banyak dari kita yang langsung kalap mengonsumsi apa saja demi menghilangkan rasa dahaga dan lapar, karena semua minuman dan makanan jadi terlihat lebih menggoda. Namun sayangnya, kamu menyantap semuanya tanpa memerhatikan kondisi kesehatan tubuh.
Meski perut sedang keroncongan, bukan berarti semuanya boleh dilahap. Kondisi perut yang kosong seharian membuatmu harus lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih menu berbuka. Untuk itu, cobalah hindari beberapa makanan dan minuman ini!
1. Makanan pedas
Ketika sedang menjalankan ibadah puasa, perut kita dalam kondisi kosong selama kurang lebih 12 jam. Jika kamu memutuskan untuk berbuka dengan makanan pedas, ini bisa berbahaya, sama saja kamu menyiksa lambung!
Berbuka dengan makanan pedas bisa memicu sakit perut, dan timbul rasa nyeri yang terasa membakar (heartburn) di ulu hati. Lambung menjadi perih, yang bisa memicu gejala GERD dan penyakit maag.
2. Langsung makan berat
Rasa lapar yang menghinggap sering kali membuat kita gak sabar untuk langsung makan berat, padahal perut sedang kosong. Azan magrib berkumandang, langsung sikat sebungkus nasi dengan lauk rendang.
Hati-hati jika terbiasa seperti ini bisa memicu gangguan pencernaan. Gejalanya seperti perut kembung, sakit, dan terasa begah.
Bahkan jika makan terlalu berlebihan dan dalam porsi besar, bisa menyebabkan mual hingga muntah. Lebih baik beri jeda, ketika berbuka puasa kamu bisa makan takjil terlebih dahulu, ya.
3. Makan goreng-gorengan
Makan gorengan ketika berbuka memang nikmat. Siapa yang bisa menolak gorengan seperti tahu isi, tempe goreng, pisang goreng, pastel, lumpia, dan bakwan, saat berbuka puasa?
Namun, makan goreng-gorengan ini ternyata patut kamu hindari untuk dikonsumsi saat berbuka, lho. Ini karena lemak dan minyak dalam gorengan bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh.
Makanan yang digoreng mengandung banyak kalori, dan ini bisa memicu naiknya berat badan apalagi jika kamu mengonsumsinya dalam jumlah banyak.
Selain itu, lemak jahat yang terkandung dalam minyak cenderung lebih lambat diproses dibandingkan nutrisi lainnya. Ini membuat lemak tersebut mengendap dan memicu gejala gangguan pencernaan bahkan bisa menjadi penyakit yang serius.
4. Minuman berkafein dan bersoda
Alasannya sama, karena minuman berkafein dan soda cenderung memicu meningkatnya asam lambung yang membuat risiko dan gejala penyakit lambung muncul lebih tinggi.
Khususnya untuk minuman berkafein seperti teh dan kopi karena termasuk minuman berdiuretik, bisa memicu kencing lewat proses pengeluaran garam yang membuatmu jadi gampang haus.
Daripada mengonsumsi beberapa minuman dan makanan di atas saat berbuka, cobalah untuk mengonsumsi yang enteng dan sederhana dulu saja, seperti air putih, kurma, buah-buahan segar seperti melon dan semangka, atau jajanan pasar sederhana.
Beri jeda dan waktu sebentar, mungkin setelah salat magrib atau setelah tarawih, baru deh kamu bisa makan-makanan di atas karena perut khususnya lambung sudah beradaptasi dengan baik. Tapi tetap jangan terlalu berlebihan, ya. Selamat menikmati waktu berbuka!
